LITANI
Ada perjalanan yang tidak pernah benar-benar dimulai dengan langkah. Ia bermula dari sesuatu yang kecil: sebuah percakapan yang tidak sengaja menetap di kepala, sebuah tatapan yang lewat terlalu cepat, atau nama seseorang yang tiba-tiba terdengar berbeda ketika disebutkan. Lelaki itu tidak pernah tahu kapan semuanya berubah. Pada mulanya, perempuan itu hanyalah satu dari sekian banyak manusia yang berpapasan dengannya dalam perjalanan. Tidak ada alasan untuk menoleh dua kali. Tidak ada tanda bahwa percakapan-percakapan sederhana akan meninggalkan jejak yang begitu sulit dibaca. Perempuan itu sendiri adalah seseorang yang mudah menemukan kekaguman. Ia dapat melihat sesuatu yang indah pada banyak orang. Hari ini seseorang membuatnya tertarik, esok mungkin ada sosok lain yang membuat matanya berbinar. Ia seperti memiliki banyak jendela di dalam dirinya, dan dari masing-masing jendela itu, selalu ada seseorang yang sedang ia kagumi. Lelaki itu mengetahui hal tersebut. Mungkin...