Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

Lelaki dan doa(jalan)nya yang panjang

Gambar
Setelah  berhenti cukup lama_lelaki itu kembali berjalan. Bukan karena ia tahu ke mana jalan akan membawanya, melainkan karena ia sadar; ada saat ketika seseorang harus pergi meskipun belum menemukan tempat untuk berhenti. Di sepanjang perjalanan, ia belajar satu hal sederhana: tidak semua yang mengikuti harus diajak berjalan bersama. Ada bayangan yang selalu setia berada di belakang tubuh. Ia mengikuti ketika matahari tinggi, memanjang ketika sore, bahkan kadang tampak lebih besar daripada pemiliknya sendiri. Namun, bayangan tetaplah bayangan. Ia tidak pernah benar-benar memiliki langkah. Dulu ia sering menoleh. Setiap kali merasakan sesuatu di belakang, ia berhenti dan memastikan. Apakah bayang itu masih ada? Apakah bayangan masih mengikuti? Apakah sang lelaki itu harus menunggu? Semakin sering ia menoleh, semakin lambat langkahnya. Sampai suatu ketika ia mengerti: mungkin yang membuat perjalanan terasa berat bukanlah sesuatu yang mengikutinya, melainkan kebiasaanny...